Oleh: dewipatria | Juli 17, 2008

“MENIKAH dengan ADAT BLITAR ”

memasuki bulan rojab di tahun islam / rasanya menjadi bulan baik bagi warga masyarakat yang ingin menlangsungkan hajatan // Mulai dari mengkhitankan anak / sampai ke pesta pernikahan // Hal ini .. terbukti dari banyaknya undangan yang saya terima dari bulan juni sampai bulan juli // .. Selain menurut hitungan jawa bulan ini bagus untuk melangsungkan hajatan / musim dingin mungkin berpengaruh juga // hehehe .. karena nggak tahan tidur sendirian / nah .. daripada melakukan tindakan yang melanggar norma mending menikah saja // berbagai konsep acara kini menghiasi pernikahan di berbagai tempat di kota maupun kabupaten Blitar // ada sebagian masyarakat yang masih percaya dengan klenik jawa seputar pernikahan / ada juga yang menyebut dirinya nasionalis / sehingga lebih memilih menyelenggarakan pesta pernikahan / yang mereka sebut resepsi // namun sampai saat ini / di Blitar masih banyak orang yang memegang teguh adat // segala hal yang berkaitan dengan persiapan maupun pelaksanaan pesta pernikahan / dilaksanakan sesuai dengan aturan adat “kejawen” // sebuah aturan tak tertulis namun begitu mengakar kuat dalam kepercayaan masyarakat di tanah jawa / dan di Blitar khususnya // Nah … sebenarnya apa yang menjadi patokan bagi sebagian masyarakat blitar / saat mereka akan menggelar hajatan pernikahan // Dan apa saja prosesi yang harus di lakoni keluarga dan kedua mempelai / sebelum sampai di hari H // Dan apakah memang benar bulan Rojab memang bulan yang tepat untuk memulai babak baru dalam kehidupan // .. Saya … akan mencoba mengupas tradisi yang sudah terjadi turun temurun di wilayah blitar ini / dan akan saya hadirkan untuk anda secara lengkap / hanya di pos POTRET ////

Smash potret

Warga patria / Dalam Alqur’an surat Ar-Rum ayat 21 / Allah berfirman yang artinya “Diantara tanda-tanda kekuasaan Allah / Dia ciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri / dan dijadikannya diantaramu rasa kasih dan sayang // Sesungguhnya yang demikian itu / menjadi tanda-tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berfikir //”

… Membangun mahligai pernikahan tentu hal yang membahagiakan / dan mengharukan // Bukan hanya bagi pasangan pengantin / tapi juga seluruh keluarga pasangan pengantin // Dan … ternyata sebelum akad nikah di langsungkan / ada banyak prosesi yang harus di lalui kedua mempelai / beserta keluarga // Memang seeh .. ada juga pasangan pengantin / yang memilih acara secara praktis dengan sentuhan modern / sehingga acara akad nikah di bikan simpel / tanpa adanya prosesi // Namun .. yang namanya orang jawa / sangat susah meninggalkan budaya yang sudah turun temurun ada /sehingga masih sangat banyak pasangan pengantin / yang tetap harus mengikuti berbagai macam prosesi / dari pasca / saat acara sampai ke pra acara akad nikah /dan resepsi // ….. Semua prosesi yang di jalani kedua mempelai beserta keluarga tentu bukan asal prosesi // Ada banyak makna yang terkandung dalam setiap prosesi yang di jalani // Hal ini seperti yang di sampaikan oleh mbah slamet Kodo / sosok yang di percaya memimpin setiap prosesi di acara pernikahan // Mencari rumah mbah slamet yang lebih di kenal dengan sebutan dukun manten ini ternyata tidak susah / sebab saya diantar pak bas / driver radio patria / yang memang sudah kenal dengan mbah slamet // meski usianya sudah 93 tahun / semangat mbah slamet masih tetap luar biasa / apalagi kalau di ajak bicara seputar pernikahan // Sambil menyalakan sebatang rokok dari pipa gading / mbah slamet kodo mulai bercerita // Ternyata profesi yang sekarang di jalaninya itu / di dapat setelah mbah slamet belajar dari kakeknya yang berasal dari Mentaraman //Dan akhirnya mbah slamet kini dipercaya sebagai tempat bertanya seputar persiapan pernikahan / baik itu berkaitan dengan penentuan hari baik sampai prosesi temu manten saat hari H //

Insert mbah slamet 1

Sebelum mengupas lebih jauh tentang ritual pernikahan / sedikit saya gambarkan sosok mbah slamet / yang usianya sudah sangat sepuh ini // Tinggal sendiri di kelurahan bendo kota blitar / ternyata mbah slamet sosok yang kuat / sebab di usia yang tidak muda / ia masih tegas ketika berbicara / bahkan meski kerutan sudah banyak muncul di wajah serta kulit tubuhnya / mbah slamet tetap mengaku tidak ingin berhenti menjalani profesinya // ….. Dan ternyata ngobrol seputar pernikahan dengan mbah slamet sangat mengasyikkan / karena topik ini merupakan hal baru bagi saya // Mbah Slamet menjelaskan segala hal yang berkaitan dengan prosesi lamaran / penentuan hari baik menurut adat Jawa / sampai berbagai sesaji yang harus disiapkan oleh keluarga mempelai / sebagai syarat untuk menjauhkan hal-hal yang buruk selama perhelatan digelar // emm… saya jadi tambah pernasaran ingin tahu lebih banyak lagi tentang rangkaian ritual pernikahan / menurut adat Jawa //

Insert Mbah Slamet 2

Rangkaian panjang / yang diawali prosesi lamaran hingga ritual temu manten / menjadi ciri khas kekayaan adat Jawa // ritual temu manten sendiri / mengandung filosofi kisah pertemuan dewi ratih dan raden kamajaya / yang menjadi simbol keabadian sebuah jalinan cinta // dan filosofi itu mengilhami mantra yang diucapkan para dukun temanten / seperti juga yang dilakukan Mbah Slamet saat dipercaya memimpin ritual temu manten //

Insert Mbah Slamet 3

Warga patria / mengikuti semua ritual sebelum / saat hari H / dan sesudah pernikahan juga di rasakan oleh mbak Een / yang asli bandung tapi akhirnya menikah dengan warga asli kota blitar // Meski mbak een asli dari bandung / namun / ia juga menjalani semua prosesi saat akan melangsungkan pernikahan // Saat di temui tim liputan di rumahnya / mbak een juga mengaku rasa capek karena persiapan menjelang HARI BESARnya / tidak ia rasakan / karena tertutup rasa bahagia akan menjadi mempelai //

Insert mbak Een

Mengikuti prosesi / sesuai adat jawa / juga di lakukan sebagaian warga kota blitar yang masih memegang teguh adat / sebagai bentuk penghormatan terhadap peninggalan nenek moyang // ibu saipah / sebagai orang tua mempelai / mengungkapkan kepada tim liputan segala hal yang harus dipersiapkan sebelum dan saat pernikahan berlangsung //

Insert Bu Saipah

Warga patria / Dalam ikatan pernikahan / sepasang suami istri mencoba memahami makna berbagi / saling menghormati / saling menghargai / dan saling menyayangi // Dalam ikatan suci pernikahan itulah / seorang laki-laki dan perempuan juga belajar berbagi suka dan duka / berbagi sedih dan bahagia / serta bersama-sama menapaki jalan hidup / yang penuh aral dan rintangan // Tujuan pernikahan tidak hanya untuk memuaskan nafsu biologis / namun / lebih pada peningkatan ibadah kepada Allah SWT // Ustad makruf menjelaskan / jika derajat manusia lebih di muliakan oleh Allloh SWT / dan i jika ingin melakukan hubungan antara laki laki dan perempuan / maka mereka harus menikah // Jadi tujuan atau hikmah dari pernikahan itu sendiri / agar derajat manusia tidak turun seperti derajatnya binatang //

Insert ustad makruf 1

Sementara itu / ustad makruf juga menjelaskan / jika untuk melangsungkan pernikahan / sangat mudah dalam agama islam // Yang penting memenuhi rukun menikah / maka pernikahan itu bisa di anggap sah menurut islam // Tidak itu saja warga patria / saat di temui tim liputan ustad makruf juga mengatakan / menurut islam semua bulan sebenarnya baik untuk menjalankan pernikahan // Namun Alloh SWT juga berfirman / yang artinya dari ke 12 bulan / ada 4 bulan yang di muliakan / yaitu bulan dulkokdah atau bulan selo / dulhijah yaitu besar / muharam atau bulan suro / dan bulan rojab // Dan ada 1 lagi bulan yang sangat mulai / yaitu bulan ramadhan //

Penutup

Pernikahan memang bukan sekedar rasa kasih dan sayang // Pernikahan juga bukan hanya sebuah perayaan besar // Tetapi / pernikahan merupakan suatu ikatan suci / yang tercipta karena Ridho yang maha Kuasa // Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya / Memberkahi mereka berdua / dan kiranya Allah meningkatakan kualitas keturunan mereka / menjadikannya pembuka pintu rahmad / sumber ilmu dan hikmah / serta pemberi rasa aman bagi umat-Nya //

Dari pojok palem 33 Blitar / dewi kartika redaktur // surya penyelaras akhir / dan Dewa Sulistya produser acara / permisi // kiritk atau saran kirim ke 0811368237 atau email ke redaksipatria@yahoo.co.id atau redaksipatria@gmail.com sampai ketemu di edisi mendatang ///


Tanggapan

  1. memangna apa hubunganya mbak musim dingin sama buru2 nikah??????????
    hehe.. harus di jawab mpe’ ngerti ya!!!
    [bw]

  2. … ada ajaaaaaaaaa … itu untuk 17 tahun ke atas , dan untuk menjelaskannya membutuhkan waktu yang lumayan lama .. so , tunggu aja karena aku harus buka PRIMBON DULU hahahahaha

  3. hahaha.. syarat pertama aku udah masuk kali….
    primbonnya primbon apa ni??????? jangan2 prombon dalam tanda petik lagi.. hayoooo
    ngaku aja deh…
    [bw]

  4. oh ya mbak kok cuma aku doank seh yang masuk yang laenya mana ?????????
    ajakin dunk….. biar rame gitu……diskusinya
    [bw]

  5. Maksudnya “Pernikahan dengan Adat Blitar” ya?
    Kalau “Menikah dengan ….” itu artinya ya menikahi …. itu. Tapi kalau baca isinya, harusnya judul tulisan ini ya “Pernikahan dengan adat Blitar” are you?

  6. emmmmmmmmm …. Inti yang mo di munculkan , menikah menggunakan adat blitar , atau pernikahan menggunakan adat blitar ……….. , u masy di blitar InsyAlloh sdh paham apa tujuan dlm tulisan itu ………tapi trima kasih u masukannya


Beri tanggapan

Your response:

Kategori